Rabu, 14 September 2011

"Air Bersih"

Aliran air yg mengalir di pipa PDAM rumah nenekku udah enggan tuk keluar lagi, ga kaya waktu pertama kali daftar ke instansi tersebut. Alhasil.. tiap bulan mesti bayar terus, sedangkan airnya sendiri ogah buat menghuni bak di rumah nenek. Sebenernya Bandung udah mulai berbenah dalam aspek tata ruang kota, seperti taman kota dan daerah resapan air (Punclut, situ cisanti,dll) namun masih banyak oknum2 yg kerjasama dengan para kapitalis tuk "menanam beton" di daerah resapan air tersebut. D tambah tidak perawatan dan pengelolaan yang baik sehingga kalo datang musim hujan ada beberapa titik di jalan raya kota Bandung yang kebanjiran dan ketika musim kemarau seperti sekarang, susah air bersih.

Ironis sekali sih, ketika Bandung di peluk sama gunung2 dan bukit2 disekitarnya namun krisis air bersih. tpi ketika hal2 di atas banyak mencari solusinya, saya sendiri (belajar) tuk melakukan langsung, seperti hemat air, buang sampah pada tempatnya, demo lingkungan hidup (peringatan Hari bumi, hari air, dll). Mungkin ada sebagian orang yang berpendapat "yah, cuman segitu aksi lo". emang kenapa? ga boleh ya? yg penting menurut saya, semua hal tersebut merupakan salah satu hal di anggap sepele tpi sangat bermakna kalo kita melakukannya. daripada yg cuman ngomong doang tpi ga pernah melakukannya. mulai dari hal terkecil dulu. insyalloh.. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar