Selasa, 09 April 2013

Sila Ke-6 Kreatif Sampai Mati



Penulis                         : Wahyu Aditya
Penyunting                  : Nurjannah Intan
Perancang Sampul      : Waditya
Pemeriksa Aksara        : Intan Ren & Intari Dyah
Penata Aksara             : gorespena
Perancang Isi               : Waditya
Ilustrasi Isi                    : Waditya
Penerbit                       : Bentang Pustaka
Cetakan                       : Pertama, Januari 2013
Halaman                     : 302 hlm
ISBN                            : 978-602-8811-99-6

Kreatif Sampai Mati? Kita harus mengasah dan melestarikan kreativitas kita sebelum di jemput malaikat maut ya? Kurang lebih seperti itu persepsi saya ketika pertama mengetahui buku ini. Ditambah ada Talkshow dan Bedah Bukunya pada Jumat, 8 Maret 2013 di Unisba-Bandung (barengan dengan buku -Berani Mengubah- Pandji). Pada Talkshow tersebut, saya telat datang (acara 9-11.00 wib) ke tkp, sehingga tidak kebagian @maswaditya membahas buku #KSM tsb pas nyampe, pas Pandji sedang on the stage. ^_^
Buku ini menawarkan berbagai ide, dunia kreativitas, proses susah menjadi sukses, sugestive dan provokatif dalam mengajak kepada kita tentang zona nyaman serta kritikan buat pemerintah (terutama dalam desain logo-pemerintah) yang stagnan. Sebuah pemaparan untuk kritikan kepada pemerintah, waditya melakukan perbandingan dengan London-Inggris dan Tokyo-Jepang untuk logo-logo yg formal jadi informal dan yang informal menjadi formal.
Bagi para penggemar animasi, dunia desain. Bahkan bisnis clothing t-shirt buku ini akan menambah wawasanya lho (jadi Team Marketing. Hehe) Namun karena background penulis dari dunia desain dan seni menggambar, (kebanyakan) sudut pandang yang dipaparkan dari latarbelakang penulis, walaupun ada beberapa butir (baca: bab) di buku ini yang melibatkan orang lain selain penulis, seperti penilaian istri penulis dalam cover buku ini di halaman 264

Kreatif itu paling benci ketika melihat sesuatu yang stagnan. Tinggal manusianya saja, apakah ikut-ikutan stagnan atau mau berubah bersama kreativitas” (#KSM : hal 287). ^_^



                                                           Bandung, 27 Maret 2013

4 komentar:

  1. Tx yaaaa sudah mereview!! salam !

    BalasHapus
    Balasan
    1. @maswaditya sama2 mas.. saya jg lagi mengasah kembali kreatifitas yg ada dalam diri saya ini. hehe
      thanks buat bukunya, keren banget ^_^

      Hapus
  2. Balasan
    1. nuhun brader.. ente coba baca hu bila perlu beli jadi referensi dunia kreatif, recommended bro
      ^_^

      Hapus